Thursday, August 3, 2017

Obsesi untuk menggapai cita - cita


Hampir semua orang mempunya cita - cita untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik, namun hanya sebagian kecil orang yang sukses mewujudkan harapan mereka. Alasannya bisa banyak: cita - cita tersebut terlalu sulit untuk digapai, banyak rintangan yang menghalangi, kurang modal untuk memulai usaha, usia terlalu muda usia, atau sebaliknya terlalu tua usia mereka…  Intinya bisa ada 1001 sebab yang dapat dijadikan alasan  untuk gagal mencapai cita- cita dan harapan.

Walaupun setiap alasan di atas kita anggap klise, namun tetap saja kita mendengar hal tersebut secara rutin di dalam kehidupan sehari- hari.  Keprihatian saya muncul terlebih bila ungkapan ini diucapkan oleh anak muda. Generasi muda yang diharapkan menjadi motor perubahan, ternyata kerap terlalu mudah untuk berhenti dengan berbagai alasan.. Sebagian besar orang banyak yang terlalu mudah untuk berputus asa dan memutuskan berhenti untuk berjuang untuk mewujudkan cita – cita mereka.

Benar, people have their own reasons.. and the ugly truth is they are right.. Kita selalu benar apabila kita selalu mencari alasan mengapa kita gagal.. Hanya saja dalam mewujudkan cita – cita dan harapan dalam hidup ini saya merasa ini bukan masalah 'benar atau salah', tapi perkara 'mau atau tidak'.. Kita tidak perlu mengemukakan 1001 alasan namun pada akhirnya kita berkesimpulan bahwa kita tidak mampu untuk mewujudkan harapan kita.  Namun kita hanya cukup mempunyai 1 alasan saja untuk berhasil.. Iya hanya 1 alasan saja cukup agar seseorang bersikeras untuk memuwujudkan cita – citanyanya walaupun ada 1001 rintangan yang dihadapi. 



Hmm.. bicara memang mudah, tapi bagaimana mewujudkan cita – cita yang sangat sulit untuk dicapai? Mengutip quote dari David Goggins, seorang atlit ultra-endurance tingkat dunia,  “motivasi saja tidak cukup untuk membuat perubahan, karena motivasi bisa hilang timbul, kadang sangat tinggi dan kadang benar-benar hampa.. Untuk membuat perubahan yang berarti, seseorang mesti self-driven.. Benar- benar terobsesi bahwa dia sanggup membuat perubahan yang berarti untuk mewujudkan cita – cita yang diinginkan".

Saat seseorang terobsesi terhadap perubahan positif , maka pikirannya akan fokus mencari segala jalan untuk berhasil, berpikir di luar kotak, bekerja lebih giat dari semua pesaingnya, dan siap mengatasi segala tantangan yang dihadapi. Sehingga pada akhirnya sukses yang diraih bukanlah hanya sebuah pencapaian semata, namun sebuah konsekuensi logis dari kerja keras dan determinasi yang tinggi terhadap perubahan yang diinginkan. 




Saat seseorang percaya bahwa ia akan berhasil bukan karena keinginan semata, namun karena ‘kegagalan adalah bukan pilihan’.. maka ia akan mencari 1001 jalan untuk berhasil.  

Tentu saja kalau sukses itu mudah, maka semua orang akan sukses… Karena sukses itu sulit, maka hanya ada sedikit saja yang berhasil…Pertanyaan untuk diri kita sekarang adalah: apakah kita sungguh menginginkan cita- cita kita terwujud dan mulai mencari alasan sesungguhnya untuk berhasil?



No comments:

Post a Comment