Hampir semua orang mempunya cita - cita untuk
mempunyai kehidupan yang lebih baik, namun hanya sebagian kecil orang yang
sukses mewujudkan harapan mereka. Alasannya bisa banyak: cita - cita tersebut
terlalu sulit untuk digapai, banyak rintangan yang menghalangi, kurang modal
untuk memulai usaha, usia terlalu muda usia, atau sebaliknya terlalu tua usia
mereka… Intinya bisa ada 1001 sebab yang
dapat dijadikan alasan untuk gagal mencapai
cita- cita dan harapan.
Walaupun setiap alasan di atas kita anggap klise,
namun tetap saja kita mendengar hal tersebut secara rutin di dalam kehidupan
sehari- hari. Keprihatian saya muncul
terlebih bila ungkapan ini diucapkan oleh anak muda. Generasi muda yang
diharapkan menjadi motor perubahan, ternyata kerap terlalu mudah untuk berhenti
dengan berbagai alasan.. Sebagian besar orang banyak yang terlalu mudah untuk
berputus asa dan memutuskan berhenti untuk berjuang untuk mewujudkan cita –
cita mereka.
Benar, people have their own reasons.. and the ugly
truth is they are right.. Kita selalu benar apabila kita selalu mencari
alasan mengapa kita gagal.. Hanya saja dalam mewujudkan cita – cita dan harapan
dalam hidup ini saya merasa ini bukan masalah 'benar atau salah', tapi perkara 'mau atau tidak'.. Kita tidak perlu mengemukakan 1001 alasan namun pada akhirnya
kita berkesimpulan bahwa kita tidak mampu untuk mewujudkan harapan kita. Namun kita hanya cukup mempunyai 1 alasan
saja untuk berhasil.. Iya hanya 1 alasan saja cukup agar seseorang bersikeras
untuk memuwujudkan cita – citanyanya walaupun ada 1001 rintangan yang dihadapi.
Hmm.. bicara memang mudah, tapi bagaimana mewujudkan
cita – cita yang sangat sulit untuk dicapai? Mengutip quote dari David Goggins,
seorang atlit ultra-endurance tingkat dunia,
“motivasi saja tidak cukup untuk membuat perubahan, karena motivasi bisa
hilang timbul, kadang sangat tinggi dan kadang benar-benar hampa.. Untuk
membuat perubahan yang berarti, seseorang mesti self-driven.. Benar- benar terobsesi
bahwa dia sanggup membuat perubahan yang berarti untuk mewujudkan cita – cita yang
diinginkan".
Saat seseorang terobsesi terhadap perubahan positif ,
maka pikirannya akan fokus mencari segala jalan untuk berhasil, berpikir di
luar kotak, bekerja lebih giat dari semua pesaingnya, dan siap mengatasi segala tantangan yang dihadapi. Sehingga pada akhirnya
sukses yang diraih bukanlah hanya sebuah pencapaian semata, namun sebuah
konsekuensi logis dari kerja keras dan determinasi yang tinggi terhadap perubahan
yang diinginkan.
Saat seseorang percaya bahwa ia akan berhasil bukan karena keinginan semata, namun karena ‘kegagalan adalah bukan pilihan’.. maka ia akan mencari 1001 jalan untuk berhasil.


